Selasa, 03 November 2015

RESUM SISTEM INDRA




 Judul Buku                   : Ilmu Pengetahuan Alam
Nama Penulis                : S. Rositswaty
Aris Muharam
Tahun Terbit                  : 2008
Kota Terbit                    : Jakarta
Jumlah Halaman           : 210
Halaman Resum Buku  : 12-19

Fungsi Alat Indra dan Pemeliharaannya
1.     Mata
Mata merupakan indra penglihatan. Coba kamu amati mata temanmu. Mata manusia berbentuk bulat sehingga disebut bola mata. Kamu akan bahwa mata tersusun darin beberapa bagian. Amati Gambar 1.13. Pada mata bagian putih disebut sklera. Sklera merupakan jaringan ikat yang kuat, namun elastis. Sklera berfungsi untuk melindungi bola mata.
Bagian mata yang berwarna disebut iris. Orang indonesia umumnya memiliki iris yang berwarna coklat. Di bagian tengah terdapat bulatan berwarna hitam yang disebut pupil. Pupil merupakan pintu masuk cahaya. Pupil akan mengecil jika berada di tempat terang dan membesar jika berada di tempat gelap. Pada bagian depan iris dan pupil terdapat kornea. Kornea merupakan bagian yang bening dan transparan. Korneo berfungsi untuk memfomkuskan dan mengatur cahaya yang masuk. Sebenarnya, masih ada bagian-bagian lainnya dari mata.
Akan tetapi, kita tidak dapat melihatnya dari luar. Bagian-bagian tersebut ialah lensa mata, retina, saraf mata, dan otot mata.
Perhatikan Gambar 1.14
Lensa mata berfungsi untuk membentuk bayangan benda yang dilihat. Retina berfungsi sebagai layar penangkap bayangan benda yang dilihat. Saraf mata berfungsi untuk meneruskan rangsangan ke otak. Otot mata berfungi untuk menggerakan bola mata. Semua bagian-bagian mata tersebut harus tetap sehat. Mata yang sehat dapat berfungsi dengan baik. Agar mata kita selalu sehat, kita hatus menjaga dan merawatnya. Kita harus makan makanan yang banyak mengandung vitamin A, seperti sayuran dan buah-buahan. Apabila kita tidak merawatnya, mata kita akan mengalami gangguan. Gangguan pada mata, antara lain rabun senja (rabun ayam), rabun dekat (hipermetropi), rabun jauh (miopi), mata tua (presbiopi), katarak, dan juling.
2.     Telinga
 
Dari Gambar 1.15, bagian-bagian telinga dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam. Telinga bagian luar terdiri atas daun telinga dan lubang telinga. Daun telinga berfungsi membantu memusatkan suara yang masuk ke lubang telinga dan lubang telinga menyalurkan suara ke selaput gendang telinga. Telinga bagian tengah terdiri atas selaput gendang telinga dan tulang-tulang pendengaran. Selaput gendang berfungsi menangkap suara dari lubang telinga.
Tulang-tulang pendengaran berfungsi meneruskan getaran suara. Getearan suara tersebut berasal dari selaput gendang menuju telinga bagian dalam. Selain itu, pada telinga bagian tengah pun  terdapat saluran yang menghubungkan telinga dengan pangkal tenggorokan. Saluran ini dinamakan Eustashius. Saluran ini berfungsi mengatur tekanan udara didalam dan diluar telinga tetap seimbang. Tlinga bagian dalam terdiri atas rumah siput dan alat keseimbangan. Rumah siput memiliki sel saraf. Rumah siput berfungsi sebagai penerima getaran suara dari tulang pendengaran. Getaran suara yang diterima dikirimkan oleh sel saraf ke otak. Agar telinga berfungsi dengan baik, kita harus selalu merawatnya. Gangguan yang terjadi di telinga biasanya adalah tuli. Tuli dapat disebabkan oleh kotoran yang menyumbat saluran telinga.
Selain itu, tuli dapat disebabkan oleh kerusakan pada bagian dalam telinga. Oleh karena itu, kita harus rajin memelihara kebersihan telinga. Dengan cara membersihkan bagian luar telinga secara hati-hati dan jangan terlalu dalam. Membersihkan telinga cukup dilakukan seminggu sekali.
3.     Hidung
    
Jika berjalan melewati tempat sampah, kita akan cepat-cepat menutup hidung. Sebaliknya, ketika kita sampai di rumah, kita akan membiarkan hidung mencium mencium aroma makanan yang telah sip di meja makan. Hal ini menunjukkan bahwa hidung berfungsi sebagai indra pencium. Coba kita amati hidung kita di depan cermin, kita akan melihat bahwa hiidung dibagi menjadi dua bagian yang sama oleh dinding penyekat seperti pada Gambar 1.17. Di bagian bawah dibagi oleh penyekat dari tulang rawan. Rongga hidung ditumbuhi rambut yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke hidung. Perhatikan Gambar 1.18. Hidung juga menghasilkan lendir lengket yang berfungsi mengeluarkan kototran. Agar hidung dapat berfungsi dengan baik sebagai indra pencium, kita harus selalu menjaganya. Anatara lain menutup hidung ketika melewati tempat yang penuh debu dan berbau tidak sedap.     


4.     Lidah
Lidah merupakan alat indra pengecap. Jika diamati di depan cermin, permukaan lidah tampak kasar. Di bagian yang kasar itu terdapat saraf pengecp rasa. Lidah dapat merasakan empat macam rasa, yaitu asam, manis, pahit, dan asin. Pada beberapa bagian lidah terdapat daerah yang peka rasa. Amati Gambar 1.19. Lidah berguna dalam merasakan rasa makanan. Jika lidah mengalami gangguan, kita tidaka akan dapat merasakan lezatnya suatau makanan. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kesehatan lidah. Misalnya, meminum minuman atau memakan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin. 
5.     Kulit
Cobalah kamu raba dua benda yang memiliki permukaan berbeda. Misalnya, sehelai kertas dan sebuah batu. Dapatkah kita merasakan permukaan kertas yang halus dan permukan batu kasar? Tentu kita dapat membedakannya karena kulit berfungsi sebagai alat indra peraba.
      Melalui indra peraba, kita dapat merasakan sakit, panas, atau dingin apabila sesuatu menyentuuh kulitmu. Hal itu dikarenakan pada permukaan kulit kita terdiri atas berbagai penerima rangsang yang akan menanggapi rasa sakit, tekanan, panas, dan dingin. Agar kulit kita dapat selalu berfungsi dengan baik, kita harus selalu merawat dan memeliharanya. Misalnya, mandi secara teratur sehingga kulitmu tetap bersih.
Gunakan sarung tangan apabila akan memegang benda-benda yang dapat melukai kulit.



DAFTAR PUSTAKA
BSNP. 2006. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar 2006 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Burney, David. 1994. Concise Encyclopedia Nature. London: Dorling Kindersley. Cain, R. D. 1995. The Animal World. New York: World Book.
Campbell, N.A. 2006. Biology: Concepts and Connections. California: The Benjamin Cumming Publising.